KENDARI, SULTRASATU.COM – Suasana khidmat dan sarat makna budaya mewarnai malam ketiga perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (26/4/2026) malam
Dalam momentum tersebut, Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, S.E., M.M bersama Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, S.E., M.M menerima penganugerahan Gelar Adat Tolaki dari Lembaga Adat Tolaki (LAT) Sultra.
Prosesi penganugerahan berlangsung secara sakral dan penuh nuansa kearifan lokal, dipimpin langsung oleh Ketua LAT Sultra, Lukman Abunawas. Penyerahan gelar adat ini menjadi simbol penghormatan sekaligus pengakuan terhadap peran para pemimpin dalam menjaga nilai-nilai budaya serta kontribusi mereka bagi kemajuan daerah.

Tidak hanya Gubernur dan Kepala Staf AU, sebanyak 17 kepala daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tenggara turut menerima gelar adat yang sama. Termasuk Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., M.H.
Dalam sambutannya, Ketua LAT, Lukman Abunawas menegaskan bahwa pemberian gelar adat bukan sekadar seremoni, tetapi mengandung tanggung jawab moral bagi para penerima untuk terus menjaga, melestarikan, dan menghormati adat istiadat Tolaki dalam setiap kebijakan dan tindakan.
“Gelar adat ini adalah bentuk penghargaan sekaligus amanah. Kami berharap para pemimpin yang menerima gelar ini dapat menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal di tengah arus modernisasi,” ujar Lukman Abunawas.
Sementara, Bupati Konawe Utara, Ikbar menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehormatan yang diberikan. la menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Ini merupakan kehormatan besar bagi kami. Gelar adat ini akan menjadi pengingat untuk terus bekerja dengan menjunjung tinggi nilai budaya dan kearifan lokal Sulawesi Tenggara,” ungkapnya.
Malam penganugerahan tersebut juga dirangkaikan dengan berbagai pertunjukan seni tradisional yang menampilkan kekayaan budaya Tolaki, mulai dari tarian adat hingga musik tradisional yang memukau para tamu undangan.
Perayaan HUT ke-62 Sultra tahun ini memang tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum memperkuat identitas budaya daerah. Kehadiran para pemimpin daerah, tokoh adat, serta unsur TNI/Polri dalam satu panggung budaya menunjukkan sinergi yang kuat dalam menjaga persatuan dan keberagaman di Bumi Anoa. (Edy)













