Daerah

PT Stargate Mineral Asia Presentasi Desain Smelter di Hadapan Pemda Konawe Utara untuk Perolehan Izin PBG, Diharap Bisa Tingkatkan PAD

Redaksi
184
×

PT Stargate Mineral Asia Presentasi Desain Smelter di Hadapan Pemda Konawe Utara untuk Perolehan Izin PBG, Diharap Bisa Tingkatkan PAD

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Foto Kepal Dinas PTSP Alex Akhlis saat menyampaikan masukan dalam Presentasi PT Stargate Mineral Asia bersama jajaran Dinas PTSP dan Dinas PUPR. Foto: Ist.

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Utara (Konut), melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menerima kunjungan pihak PT Stargate Mineral Asia (SMA) dalam rangka pemaparan desain pembangunan smelter yang direncanakan berlokasi di wilayah tersebut, Selasa (7/4/2025)

Jajaran Pemda Konut yang hadir menerima pihak perusahaan yakni Kepala Dinas PTSP Alex Akhlis, S.HUT,. M.P.W.K, Kepala Dinas PUPR Konut Ir. Ujung Lasandara, ST., M.Si, Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Ir. Rahmat Juhira, ST., MT, Kepala Bidang Ir. Slamet Sukarno, ST, PUPR, Tim SIMBG Dinas PUPR, dan Tim Tenaga Profesi Ahli (TPA) SIMBG Konut yang terdiri dari akademisi.

Sedangkan dari perusahaan yang hadir yakni Tim konsultan perencana smelter PT. Starget Mineral Asia Lutfi Azhar dan Didik Jarwadi selaku pembicara yang membuka acara.

Dalam presentasinya, Didik Jarwadi megatakan, presentasi bertujuan untuk memberikan gambaran menyeluruh terkait desain bangunan di dalam kompleks smelter guna memperoleh Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

BACA JUGA:  Buka Musda III KNPI Konut, Bupati Ikbar Ajak Pemuda Bersatu untuk Konawe Utara Berdaya Saing

Dalam pemaparannya, pihak perusahaan menjelaskan bahwa total bangunan yang akan dibangun di dalam kawasan smelter mencapai 45 unit, dengan masing-masing bangunan memiliki desain yang berbeda.

Foto bersama Jajaran Pemda Konut dan PT. Stargate Mineral Asia usai presentasi desain smelter guna mendapatkan Izin PBG. Foto: Ist.

Perbedaan desain tersebut mengharuskan setiap bangunan melalui analisis teknis yang komprehensif, meliputi struktur atas, pondasi, hingga sistem penunjang seperti elektrikal, penangkal petir, sistem pemadam kebakaran, dan plumbing.

“Untuk struktur atas, bangunan dalam kompleks smelter dikelompokkan ke dalam beberapa jenis, yakni Steel Frame Building, Concrete Frame Building, Concrete Shell Building, Steel Frame Corridor, serta Concrete Shell Culvert,” jelasnya.

Sedangkan pada struktur pondasi, digunakan kombinasi pondasi dalam dan pondasi dangkal. Pondasi dalam yang diterapkan berupa bore pile dengan diameter 600 mm dan 800 mm yang kedalamannya disesuaikan dengan beban masing-masing bangunan. Selain itu, juga direncanakan pembangunan dinding penahan tanah sebagai bagian dari penguatan struktur.

BACA JUGA:  Pemdes Lamboo Realisasikan Dana Desa untuk BLT-DD dan Pembangunan Infrastruktur

“Dalam aspek utilitas, presentasi turut membahas perencanaan sistem kelistrikan dan penerangan, sistem pemadam kebakaran baik di lingkungan maupun di dalam gedung, sistem penangkal petir, serta instalasi plumbing. Sebagai contoh implementasi desain, kami sudah memaparkan secara rinci pada salah satu bangunan bernama 1305 Granulation,” terangnya.

Sementara itu, Pemda Konawe Utara dalam hal ini Kepala Dinas PTSP Alex Akhlis, S.HUT,. M.P.W.K menyambut baik presentasi tersebut sebagai bagian dari proses perizinan pembangunan smelter, sekaligus memastikan bahwa seluruh aspek teknis dan keselamatan telah memenuhi standar yang berlaku sebelum proyek dilaksanakan.

Suasana Presentasi PT Stargate Mineral Asia bersama Jajaran Dinas PTSP dan Dinas PUPR. Foto: Ist.

Karena menurutnya, presentasi tersebut merupakan bagian dari tahapan proses perizinan yang harus dilalui sebelum proyek dapat direalisasikan. Ia menegaskan, pemerintah daerah memiliki komitmen untuk memastikan seluruh aspek teknis, keselamatan, dan lingkungan telah memenuhi standar yang berlaku.

BACA JUGA:  Pemda Konut Sosialisasi Pembentukan Koperasi Merah Putih

“Kita menyambut baik presentasi dari PT Starget Mineral Asia. Tentu kita sebagai pemerintah berharap agar seluruh persyaratan, baik administrasi maupun teknis, dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku. Sehingga diharapkan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Konawe Utara bisa meningkat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pembangunan smelter diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, termasuk membuka lapangan kerja serta meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral di Konawe Utara.

Meski demikian katanya, pemda tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dengan memastikan bahwa proyek tersebut tidak mengabaikan aspek keselamatan kerja dan kelestarian lingkungan.

“Pemerintah daerah berkomitmen mengawal percepatan pembangunan smelter di wilayah Konawe Utara, salah satunya proses rapat teknis terkait PBG dijalankan,” tutup Alex. (Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow