Metro Kota

Penerapan Sistem Merit, Gubernur Sultra Umumkan Langsung Hasil Seleksi Pejabat Eselon III dan IV

Redaksi
44
×

Penerapan Sistem Merit, Gubernur Sultra Umumkan Langsung Hasil Seleksi Pejabat Eselon III dan IV

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka. Foto: Ist.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan sistem merit dalam pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) Gubernur Sulawesi Tenggara, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka secara resmi mengumumkan hasil seleksi pejabat administrator (eselon III) dan pejabat pengawas (eselon IV).

Pengumuman tersebut disampaikan langsung di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (8/4/2026).

Dalam pengumuman tersebut, Gubernur membagi hasil seleksi ke dalam dua kategori, yakni “lolos” dan “lulus”. Kategori “lolos” diberikan kepada peserta yang dinyatakan terpilih untuk menduduki jabatan yang dilamar dan akan segera dilantik dalam waktu 5-6 hari ke depan sembari menunggu pertimbangan teknis.

Sementara itu, kategori lulus diberikan kepada peserta yang memenuhi kualifikasi, namun belum terpilih menduduki jabatan tersebut. Nama-nama dalam kategori ini akan dimasukan ke dalam bank data talenta, sehingga dapat dipertimbangkan secara langsung oleh

BACA JUGA:  Sambut Hari Bhayangkara ke-77, Polres Konsel Bersama TNI Lakukan Donor Darah

Gubernur untuk mengisi jabatan di masa mendatang, termasuk peluang promosi ke jenjang eselon yang lebih tinggi.

Pengumuman hasil seleksi pejabat administrator Pemprov Sultra. Foto: Ist.

Adapun jumlah peserta seleksi untuk jabatan eselon III sebanyak 83 orang untuk mengisi 27 peta jabatan. Sedangkan, untuk seleksi jabatan eselon IV diikuti oleh 68 orang, untuk mengisi 24 peta jabatan yang tersedia.

Khusus untuk jabatan yang diisi oleh kalangan dokter, Gubernur bahkan mengakui bahwa kualitas para kandidat sangat baik dan memiliki kapasitas yang mumpuni, sehingga membuat proses penentuan menjadi lebih selektif.

BACA JUGA:  Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kendari Sholat Idul Fitri di Lapangan Upacara Balai Kota Kendari

Namun di samping itu, terdapat dua peta jabatan yang dibatalkan proses pengisiannya. Keputusan ini diambil karena instansi terkait hanya mengusulkan satu kandidat, sehingga dinilai tidak memberikan ruang kompetisi yang terbuka sesuai prinsip meritokrasi.

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa penerapan sistem merit merupakan langkah strategis dalam membangun birokrasi yang profesional, efektif, dan berorientasi pada kinerja. Ia menekankan, setiap individu yang dinyatakan lolos bukanlah hasil kebetulan, melainkan berdasarkan kompetensi, kemampuan, dan integritas yang dimiliki.

“Kita ingin merubah sistem. Jika sistemnya baik dan berjalan, maka organisasi akan berjalan efektif dan anggaran tepat sasaran. Kita memilih sistem meritokrasi untuk memberikan peluang kepada mereka yang memiliki kemauan dan kemampuan untuk maju. Tidak ada yang kebetulan, semua adalah desain Allah SWT. Anda lolos karena memang pantas berada di posisi tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:  Kapolda Sultra Irjenpol Dwi Irianto Pimpin Sertijab Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolres
Pengumuman hasil seleksi pejabat administrator Pemprov Sultra. Foto: Ist.

Lebih lanjut, Gubernur juga menegaskan komitmennya untuk terus melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat yang terpilih. Apabila dalam pelaksanaannya tidak memenuhi standar kompetensi yang diharapkan, maka akan dilakukan penggantian dengan kandidat lain yang telah dinyatakan lulus.

Melalui langkah ini Pemprov Sultra berharap dapat mewujudkan ASN yang berintegritas, kompeten dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Marilah kita bekerja bukan untuk saya tetapi untuk Sulawesi Tenggara. Karena kita ingin Sulawesi Tenggara yang maju,” tutup Gubernur. (Mita)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow