KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM- Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) melalui Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Konawe Utara menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah dalam rangka stabilitasi pasokan dan harga pangan menjelang hari besar keagamaan di Kecamatan Wiwirano Kabupaten Konawe Utara, Selasa (16/12/2025).
Gerakan yang juga merupakan asta cita Presiden Prabowo tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara H. Ikbar, SH., MH, Wakil Bupati Konawe Utara Abuhaera, S.Sos., M.Si, Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Asripin, S.Pd., M.Pd, Kepala Bagian (Kabag) Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Konawe Utara Sutriawan, S.STP,
Hadir juga Wakil Ketua TP-PPK Konut Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., M.Pd, Kejari Konawe, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Lingkup Pemda Konut, Camat Wiwirano Suharjohn Arif, S.Pd, Lurah dan Kepala Desa se-Kecamata Wiwirano.

Bupati Konawe Utara H. Ikbar dalam arahannya menyampaikan, gerakan pangan murah yang dilaksanakan di Kecamatan Wiwirano sudah gerakan yang ke 7, dimana sumber anggaran kegiatan gerakan pangan murah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Konawe Utara Tahun 2025.
“Alhamdulillah kegiatan yang ketujuh ini bisa terlaksana. Karena gerakan pangan murah ini adalah program utama presiden dalam mengantisipasi inflasi dan mengurangi kemiskinan ekstrem yang dibeberpa daerah terjadi,” tegasnya.
Masih Bupati mengatakan, agar kedepannya, Dinas Ketahanan Pangan selaku penyelenggara bisa memberikan subsidi 50 persen kepada masyarakat mengingingat, gerakan pangan murah juga bersumber dari APBD. Artinya memang diperuntukkan untuk masyarakat.
“Kita subsidi 25 persen. Kegiatan pangan murah berikutnya, saya minta pak kadis agar jagan hanya 25 persen, tapi kalau bisa 50 persen subsidi. Sehingga Pemda Konut hadir untuk memenuhi kebutuhan masyarakat agar bisa terpenuhi,” terang Ikbar.
“Saya juga harapkan kepda masyarakat yang masih memiliki lahan di pekarangan rumah agar bisa dimanfaatkan dengan baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan kita seperti sayur da lombok. Degan begitu bisa menutupi kebutuhan kita,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Asripin, S.Pd mengungkapkan, dalam pelaksanaan stabilitas pasokan dan harga pangan dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM), pemerintah daerah memberikan subsidi sebesar 25% dari harga yang ada di pasaran.
Adapun beberapa komoditas dan harga GPM diantaranya Beras 10 Kilogram yang disediakan sebanyak 3.050 Karung, Minyak Goreng 2000 bungkus, dan Gula Pasir sebayak 2000 kg.
“Untuk beras 10 kg kita jual dengan harga Rp.110.000 dari harga pasar Rp15.000, Minyak goreng 1 liter kita jual Rp17.000 dari harga pasar Rp24.000, dan Gula Pasir 1 Kg kita jual Rp17.000 dari harga pasar Rp24.000,” beber Arsip.
Asripin menghimbau kepada masyarakat agar belanja sesuai sesuai dengan kebutuhan. saya berharap dukungan dari semua institusi lingkup Pemerintah Kabupaten Konawe Utara serta semua pihak agar gerakan pangan murah ini bisa bermanfaat untuk masyarakat. (Mita)













