News

Gelar TMMD di Laonti, Mayjen Hasanuddin Apresiasi Pemda dan Masyarakat

Avatar
738
×

Gelar TMMD di Laonti, Mayjen Hasanuddin Apresiasi Pemda dan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Gelar TMMD di Laonti, Mayjen Hasanuddin Apresiasi Pemda dan Masyarakat
Ketgam: Wabup Konsel saat mendampingi (Wasev) Mabes TNI saat peninjauan Pelaksananaan Program TMMD.

KONSEL, SULTRASATU.COM – Tim Pengawasan dan evaluasi (Wasev) Mabes TNI meninjau secara langsung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-116 di Kecamatan Laonti.

Kunjungan Tim Wasev yang dipimpin Wakil Inspektur Jenderal Angkatan Darat (WAIRJENAD) Mabes TNI AD Mayjen Hasanuddin bersama Dandim 1417/Kdi Kolonel (Czi) Bintarto Joko Yulianto didampingi Wakil Bupati Konawe Selatan Rasyid Wakil Ketua DPRD Armal.

Kemudian turut hadir Kapolres Konsel AKBP Wisnu Wibowo, tim Wasev Letkol Mabes TNI AD (Inf) Ali Ahmad, Kasiter Kasrem 143/HO Letkol (Czi) Tambohule Wulaa, Pabung Konsel Letkol (Inf) Abdullah Mahua, Kadispodirga Lanud Halu Oleo Mayor (Pnb) Erwin, Camat Laonti Palaki.

Dilokasi kegiatan yang dihadiri para Kepala Desa se-Kecamatan Laonti, Wairjenad Mayjen Hasanuddin menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemda Konsel dan seluruh unsur terkait serta masyarakat atas sinergi yang terbangun sehingga pelaksanaan TMMD di Kecamatan Laonti dapat berjalan dengan lancar dan sukses

BACA JUGA:  Pemdes Lamokula Gunakan DD untuk Bantuan BLT KWH, Drainase sampai Bantuan Bibit Pinang Batara dan Pupuk Biotani

Sekaligus berharap sinergitas terjalin bukan hanya pada kegiatan TMMD semata, namun juga pada kegiatan lainnya, misalnya Kerja Bakti bersama TNI-Polri. “Demi meningkatkan pemerataan pembangunan dan pengembangan SDM masyarakat Desa. Bersama Polri kami siap menyumbangkan segala tenaga, sumber daya dan upaya bukan hanya pada TMMD ke-116 namun pada semua lini kegiatan,” tegasnya

Juga tak lupa mengingatkan masyarakat Laonti agar mewaspadai dan menghindari dampak buruk penyalahgunaan narkoba yang merusak generasi penerus bangsa. “Jangan pernah sesekali mendekati barang haram itu, karena pada dasarnya tidak membawa manfaat,” jelasnya.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Sementara, Wabup Konsel, Rasyid juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pelaksanaan TMMD yang dipusatkan di Desa Lawisata dan Desa Peo Indah Kecamatan Laonti. Menurutnya kehadiran TMMD dapat membantu menghemat anggaran daerah khususnya pada pembangunan fisik dan non fisik yang bertujuan mendorong peningkatan ekonomi dan terciptanya sumber daya manusia yang lebih baik. “Kami berterima kasih adanya kegiatan sinergitas ini, karena dengan anggaran terbatas dapat terlaksananya pekerjaan infrastruktur di daerah Laonti, tentunya membantu Pemerintah Daerah dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat luas secara langsung,” terangnya.

“Semoga kolaborasi dan kontribusi TNI – Polri bersama Pemda dalam membangun daerah tidak hanya pada kegiatan sekarang ini, namun pada kesempatan lainnya,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, mantan anggota DPRD Sultra itu mengatakan bahwa sejak Laonti terbentuk baru pertama kali dikunjungi seorang Jenderal. “Tentunya ini kebanggaan sekaligus bisa diambil hikmah kunjungan Jenderal dan motivasi bagi kita untuk menyekolahkan anak-anak ke jenjang lebih tinggi agar bisa seperti mereka,” bebernya.

Dalam laporannya, Perwira Penghubung (Pabung) Konsel Letkol (Inf) Abdullah Mahua mengatakan kegiatan TMMD berlangsung selama 30 hari, mulai 10 mei – 8 Juni dengan melibatkan total 150 Personel TNI AD, AU dan AL serta Kepolisian Konsel juga instansi Pemerintah Daerah setempat.

Adapun jenis kegiatan TMMD untuk kegiatan fisik yakni betonisasi atau rabat jalan Desa Lawisita sepanjang 922 Meter dengan progress 52 persen, pembangunan 2 Unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), juga ada pembuatan satu buah Gorong-gorong dan dua buah Deucker. “Untuk non fisik telah tuntas pelaksanaannya seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, bela negara, kesehatan, stunting dan Posbindu PTM,” ucapnya.

Sesuai jadwal, Ia Optimis menargetkan seluruh rangkaian kegiatan TMMD ke-116 dapat dikerjakan secara tuntas, aman dan terkendali sebelum tenggat waktu yang telah ditentukan selama sebulan penuh. “Pada dasarnya kami yakin dapat menyelesaikan kegiatan tersebut sebelum satu bulan,” tutupnya. (SS/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!