Daerah

BKMT Konut Kukuhkan Pengurus Kecamatan Periode 2025-2030, Teguhkan Peran Perempuan dalam Pemberdayaan Umat

Redaksi Sultrasatu
1008
×

BKMT Konut Kukuhkan Pengurus Kecamatan Periode 2025-2030, Teguhkan Peran Perempuan dalam Pemberdayaan Umat

Sebarkan artikel ini
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Wakil Ketua BKMT Kabupaten Konawe Utara, Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, yang hadir mewakili Ketua BKMT Konut, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb. Selasa (4/11/2025).

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Konawe Utara terus memperkuat peran dakwah dan pemberdayaan perempuan di tingkat akar rumput. Hal ini ditandai dengan pelantikan dan pengukuhan pengurus BKMT tingkat kecamatan se-Kabupaten Konawe Utara untuk periode 2025–2030, yang digelar dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Selasa (4/11/2025).

Kegiatan bertema “Meneguhkan Peran BKMT dalam Memberdayakan Umat untuk Mewujudkan Konawe Utara yang Sejahtera dan Semakin Maju” ini berlangsung di salah satu aula pertemuan di wilayah ibu kota kabupaten. Dihadiri oleh jajaran pengurus BKMT Kabupaten Konawe Utara, para camat, Plt. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra), unsur TNI dan Polri, serta para kepala desa dan tokoh masyarakat dari 13 kecamatan.

Pelantikan pengurus dilakukan oleh Wakil Ketua BKMT Kabupaten Konawe Utara, Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, yang hadir mewakili Ketua BKMT Konut, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb.

Dalam sambutannya, Hj. Sarlina menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terbentuknya kepengurusan baru yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan dan sosial di wilayah masing-masing.

Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, saat mengukuhkan sebanyak 372 orang pengurus BKMT dari 13 Kecamatan. Selasa (4/11/2025).

Sebanyak 372 orang pengurus BKMT dari 13 kecamatan resmi dikukuhkan. Adapun rinciannya, yaitu: Kecamatan Langgikima (58 orang), Wiwirano (25), Landawe (25), Oheo (25), Asera (25), Andowia (25), Molawe (32), Lasolo (25), Wawolesea (25), Lasolo Kepulauan (25), Lembo (25), Sawa (32), dan Motui (25).

BACA JUGA:  2.500 Peserta Ikuti Kemah Bakti Hari Pramuka ke-64, Pemda Konawe Utara Hadirkan Perkemahan Eksekutif

Hj. Sarlina menegaskan bahwa BKMT bukan hanya wadah untuk kegiatan pengajian semata, melainkan juga pusat pembinaan umat dan sarana penguatan peran perempuan dalam kehidupan sosial-keagamaan.

“BKMT bukan sekadar tempat berkumpul untuk membaca ayat suci dan berdzikir, tetapi juga ruang untuk berkarya, berbagi pengetahuan, serta berkontribusi dalam pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat. Kaum ibu dan remaja putri memiliki peran besar dalam membangun akhlak dan karakter bangsa,” ujarnya penuh semangat.

Ia menambahkan, kehadiran BKMT di setiap kecamatan harus menjadi bagian penting dari upaya pemerintah daerah dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, dan sejahtera. Oleh karena itu, BKMT diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam bidang keagamaan, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif berbasis keluarga.

“Saya berharap para pengurus yang telah dilantik dapat menjadi benteng aqidah dan akhlak umat. Mari kita bina generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi berakhlakul karimah, memahami ajaran agama dengan baik, dan memiliki kemandirian untuk berkontribusi di tengah masyarakat,” pesannya.

BACA JUGA:  Bupati Konawe Apresiasi Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Konstruksi oleh Kemen-PUPR dan Komisi V DPR RI
Pelantikan pengurus dilakukan oleh Wakil Ketua BKMT Kabupaten Konawe Utara, Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd, yang hadir mewakili Ketua BKMT Konut, Hj. Wisra Wastawati Ikbar, S.Tr.Keb.

Selain itu, Hj. Sarlina juga menyoroti pentingnya penguatan komunikasi dan adaptasi majelis taklim terhadap perkembangan zaman, terutama di era digital dan globalisasi yang semakin pesat. Ia menilai, tantangan terbesar umat saat ini bukan hanya pada persoalan ekonomi, tetapi juga pada krisis moral dan informasi.

“Di tengah derasnya arus teknologi dan informasi, ibu-ibu majelis taklim memegang peran penting untuk membentengi keluarga dari pengaruh negatif media sosial. Majelis taklim harus mampu bertransformasi menjadi wadah edukasi spiritual sekaligus sosial yang menyejukkan dan mencerdaskan,” tutur Sarlina.

Plt. Kabag Kesra Kabupaten Konawe Utara yang turut hadir memberikan apresiasi kepada BKMT atas kiprah dan konsistensinya dalam membangun kehidupan keagamaan di masyarakat. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang kolaborasi dengan organisasi keagamaan, termasuk BKMT, untuk bersama-sama mewujudkan visi Konawe Utara yang berdaya saing dan religius.

“Pemerintah Kabupaten Konawe Utara sangat mendukung setiap kegiatan keagamaan yang mampu memperkuat nilai spiritual masyarakat. BKMT memiliki potensi besar untuk menjadi mitra dalam pembinaan moral dan penguatan peran perempuan di daerah ini,” ujarnya.

BACA JUGA:  Bupati Konsel Imbau Warga Konsel Kibarkan Bendera di Rumah Masing-masing
Suasana acara pelantikan Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Konawe Utara

Sementara itu, beberapa camat yang hadir juga menyampaikan komitmen untuk terus mendukung aktivitas BKMT di wilayah masing-masing, baik melalui dukungan moral maupun fasilitasi kegiatan. Mereka menilai, peran BKMT sangat strategis dalam menjaga keharmonisan sosial dan membangun solidaritas antarwarga.

Suasana pelantikan berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara yang diisi dengan doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta penyerahan simbolis SK kepengurusan kepada masing-masing perwakilan kecamatan.

Selain itu, Ketua BKMT Konawe Utara juga memberikan bantuan sembako kepada para janda dan lansia sebagai bentuk kepedulian sosial organisasi terhadap masyarakat. Tak hanya itu, BKMT juga menyalurkan bantuan berupa seragam bagi para pengurus BKMT di setiap kecamatan, guna mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat baru dalam menjalankan program keagamaan dan sosial di tingkat akar rumput.

Di akhir kegiatan, Hj. Sarlina berpesan agar seluruh pengurus yang telah dilantik dapat langsung bergerak aktif di masyarakat dengan program nyata, seperti pembinaan majelis taklim, pelatihan keterampilan, serta kegiatan sosial dan dakwah di tingkat desa.

“Kita ingin BKMT hadir di tengah-tengah umat, membawa kesejukan, solusi, dan semangat perubahan. Semoga semangat ini menjadi ladang amal sekaligus penguat keimanan kita semua,” tutupnya. (Ed)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow