Advertorial

‎Kenakan Kain Tenun Konut, Dua Siswa SDN 98 Kendari Ainayya dan Alifiyaul Tampil Memukau di Ajang BTN Indonesia Fashion Week 2026

Redaksi
500079
×

‎Kenakan Kain Tenun Konut, Dua Siswa SDN 98 Kendari Ainayya dan Alifiyaul Tampil Memukau di Ajang BTN Indonesia Fashion Week 2026

Sebarkan artikel ini
Ainayya Fathyatur Rahma dan Alifiya’ul Khairiyah

JAKARTA,SULTRASATU.COM – Talenta muda asal Kota Kendari kembali mengharumkan nama Sulawesi Tenggara di panggung nasional. Ainayya Fathyatur Rahma dan Alifiyaul Khairiyah bersama Are Academy dan Noxara sukses tampil dalam ajang BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang digelar di Jakarta International Convention Center (JICC), Rabu (30/7/2026).

Pada perhelatan mode bergengsi tersebut, Ainayya dan Alifiyaul yang merupakan binaan Are Academy By Noxara tampil percaya diri mengenakan busana rancangan desainer Amir Malik dengan balutan kain tenun khas Kabupaten Konawe Utara (Konut). Penampilan keduanya menjadi salah satu bentuk promosi kekayaan wastra daerah Sulawesi Tenggara di panggung fashion nasional.

Hal tersebut juga merupakan bentuk komitmen Are Academy dalam mendukung perkembangan industri fashion dan talenta muda di Sulawesi Tenggara melalui sinergi bersama salah satu brand lokal Kendari, Noxara.

BACA JUGA:  Bupati Konut Keluarkan Instruksi Shalat Berjamaah di Mesjid bagi ASN dan Non ASN Muslim
Dua Telenta Cilik Asal Kendari Tampil di Pangung BTN IFW 2026.

Kolaborasi ini akan menghadirkan sebuah pertunjukan fashion show yang menggabungkan kreativitas, budaya, sejarah, dan generasi masa depan melalui 9 karya terbaik Noxara Tahun 2026.

Kehadiran kain tenun Konut dalam koleksi yang diperagakan menunjukkan bahwa warisan budaya daerah memiliki nilai estetika tinggi dan mampu bersaing di industri fashion Indonesia. Melalui sentuhan kreatif desainer, motif tenun tradisional tampil modern tanpa meninggalkan identitas budaya lokal.

BACA JUGA:  Bupati Ruksamin Resmi Buka Turnamen Bola Voli Bupati Cup II

Melalui koleksi terbarunya yang ditampilkan kedua model cilik tersebut, Noxara ingin menghadirkan perspektif baru bahwa kain tenun tradisional juga dapat dikemas secara modern dan diaplikasikan menjadi busana casual yang nyaman, menarik, dan relevan untuk dikenakan oleh anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.

Ainayya Fathyatur Rahma dan Alifiya’ul Khairiyah tampil penuh percaya diri memperagakan busana berbahan kain tenun khas Kabupaten Konawe Utara (Konut).

Kedua model cilik tersebut merupakan siswi SD Negeri 98 Kendari yang berhasil menunjukkan bakat dan kepercayaan diri di hadapan para pelaku industri mode nasional.

Adapun profil kedua model cilik tersebut yakni ,Ainayya Fathyatur Rahma, lahir di Kendari, 29 Oktober 2016. Saat ini berusia 9 tahun dan duduk di bangku Kelas V SD Negeri 98 Kendari Alifiyaul Khairiyah

BACA JUGA:  Kades Pudaria Jaya Salurkan Langsung BLT-DD Tahap I Tahun 2025 ke Keluarga Penerima Manfaat

Sementara Alifiya,ul Khairiyah ,lahir di Kendari, 24 Oktober 2017. Berusia 8 tahun dan merupakan siswi Kelas IV SD Negeri 98 Kendari.

Keikutsertaan dua model cilik asal Kendari ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi Sulawesi Tenggara sekaligus membuktikan bahwa generasi muda daerah mampu tampil percaya diri dan berprestasi di ajang fashion tingkat nasional, sembari memperkenalkan keindahan kain tenun khas Konawe Utara kepada masyarakat Indonesia.(Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow