Daerah

‎Bupati Muna Barat Temui Wamen KKP, Perjuangkan Tambak Udang Modern hingga Tambahan Kampung Nelayan

Redaksi
30
×

‎Bupati Muna Barat Temui Wamen KKP, Perjuangkan Tambak Udang Modern hingga Tambahan Kampung Nelayan

Sebarkan artikel ini
Bupati Muna Barat, La Ode Darwin

‎JAKARTA, SULTRASATU.COM –  Pemerintah Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara, terus menggenjot pembangunan sektor kelautan dan perikanan. Komitmen tersebut ditunjukkan langsung oleh Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang membawa sederet usulan program strategis saat bertemu Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI, Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

‎Dalam audiensi tersebut, La Ode Darwin memperjuangkan sejumlah program prioritas, mulai dari pengembangan tambak udang modern, budidaya ikan berbasis teknologi, bantuan kapal nelayan, hingga penambahan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di wilayah Muna Barat.

‎Bupati menjelaskan, Muna Barat memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar sebagai salah satu motor penggerak perekonomian daerah. Namun, potensi tersebut dinilai belum tergarap maksimal sehingga membutuhkan dukungan pemerintah pusat.

‎Salah satu usulan utama yang diajukan adalah pengembangan modelling dan replikasi tambak udang terintegrasi, yang merupakan program prioritas Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam mendorong budidaya udang modern berskala besar.

‎Pemkab Muna Barat mengusulkan Desa Lasama, Kecamatan Tiworo Kepulauan, serta Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, sebagai lokasi pengembangan program tersebut.

BACA JUGA:  Pemdes Tambosupa Mulai Lakukan Persiapan Jelang Perlombaan Desa Tingkat Nasional

‎‎Selain budidaya udang, Darwin juga mengusulkan pengembangan budidaya ikan air tawar tematik menggunakan kolam beton dengan sistem pengolahan air otomatis di sejumlah desa.

Teknologi tersebut diyakini mampu meningkatkan produktivitas budidaya karena dapat menampung hingga 60 ribu benih dalam satu instalasi dengan penggunaan air yang lebih efisien.

‎Tak hanya fokus pada sektor budidaya, Pemkab Muna Barat juga meminta dukungan pengadaan kapal nelayan modern guna meningkatkan hasil tangkapan sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Kami melihat ada kesesuaian antara program pemerintah pusat dengan visi pembangunan Kabupaten Muna Barat di sektor kelautan dan perikanan. Karena itu kami berharap berbagai usulan yang kami sampaikan dapat menjadi perhatian dan dipertimbangkan untuk direalisasikan,” ujar La Ode Darwin.

‎Dalam kesempatan itu, Darwin turut memaparkan perkembangan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Muna Barat. Saat ini, pembangunan KNMP telah berjalan di lima lokasi, yakni Desa Lasama, Desa Bangko, Desa Tondasi, Desa Latawe, dan Desa Tanjung Pinang, dengan total anggaran sekitar Rp23 miliar.

‎Melihat besarnya kebutuhan masyarakat pesisir, Pemkab Muna Barat kembali mengusulkan penambahan tujuh titik pembangunan KNMP yang diprioritaskan pada 2027. Lokasi yang diusulkan meliputi Pulau Gala, Pulau Pasipadangan, Pulau Maginti, Desa Tondasi, Pulau Katela, Pulau Tasipi, dan Pulau Tiga.

‎Menanggapi berbagai usulan tersebut, Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan, Laksamana TNI (Purn) Dr. Didit Herdiawan Ashaf, mengapresiasi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Muna Barat dalam memperjuangkan pembangunan sektor kelautan dan perikanan.

‎Ia memastikan seluruh usulan akan menjadi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan, dengan syarat pemerintah daerah segera melengkapi data teknis dan proposal sebagai dasar pelaksanaan program.

‎Didit bahkan mengungkapkan kedekatan emosionalnya dengan Muna Barat. Ia mengaku pernah bertugas dan singgah di wilayah tersebut saat masih menjadi perwira muda TNI Angkatan Laut pada 1984.

‎”Tahun 1984 saya pernah ke sana. Jadi sama saja saya pulang kampung kalau di sana. Saya pernah menyelam di Pulau Mutiara (Kajuangin). Insya Allah kita akan bantu, yang penting dilengkapi data teknis dan proposalnya,” kata Didit.

‎Audiensi ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Muna Barat memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat agar berbagai program strategis di sektor kelautan dan perikanan dapat segera direalisasikan.

BACA JUGA:  Mengaku Keliru Ketua BPD Matarape Cabut Laporan dan Minta Maaf Kepada PT KDI

Diharapkan, langkah tersebut mampu mempercepat pembangunan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan para nelayan.

‎Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Muna Barat Ibrahim Rasimu, Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sukarti Lykra, Kepala BKAD Al Imran, Sekretaris Bappeda Surachman, Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan LM Syawal, Kepala Bidang Anggaran BKAD La Ode Irwansyah, serta pimpinan dan anggota DPRD Muna Barat.

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow