Daerah

Ridwan Bae Bersama Kepala BPJN Sultra Ir. Haryono Pastikan Program Infrastruktur di Sultra jadi Prioritas

Redaksi
184
×

Ridwan Bae Bersama Kepala BPJN Sultra Ir. Haryono Pastikan Program Infrastruktur di Sultra jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini

Ketgam: Foto Ridwan Bae:Komisi V DPR RI Komitmen Perjuangkan Infrastruktur Sultra

KENDARI , SULTRASATU.COM – Anggota Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, melakukan kunjungan daerah pemilihan (dapil) di sejumlah wilayah Sulawesi Tenggara pada 15–17 Mei 2026. Dalam agenda tersebut, Ridwan turun langsung meninjau berbagai kondisi infrastruktur bersama Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sultra, Ir. Haryono.

Kunjungan tersebut dilakukan di sejumlah daerah mulai dari Kota Kendari, Kabupaten Konawe Selatan, Muna hingga Buton Tengah guna melihat langsung kondisi jalan, jembatan dan kebutuhan infrastruktur masyarakat yang dinilai perlu mendapat perhatian pemerintah pusat.

Ridwan mengatakan, kunjungan dapil merupakan bagian dari tugas anggota DPR RI untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan daerah bisa diperjuangkan melalui mitra kerja Komisi V DPR RI di Jakarta.

“Yang paling banyak saya temukan adalah kebutuhan infrastruktur jalan yang masih memerlukan perhatian pemerintah pusat karena kemampuan keuangan daerah masih sangat terbatas,” ujar Ridwan Bae.

Di Kota Kendari, Ridwan bersama Ir. Haryono dan Balai Wilayah Sungai meninjau sejumlah titik banjir untuk melihat persoalan drainase dan saluran air yang selama ini menjadi penyebab banjir berulang di ibu kota Sulawesi Tenggara tersebut.

Menurutnya, persoalan utama banjir di Kendari terjadi akibat sistem drainase yang belum terkoneksi dengan baik antara jalan nasional, provinsi maupun kota. Selain itu, banyak bangunan dan ruko yang dinilai mempersempit saluran air.

“Penanganan banjir ini harus dikerjakan bersama antara pemerintah kota, provinsi dan pusat agar banjir di Kendari tidak terus terjadi,” katanya.

Selanjutnya di Kabupaten Konawe Selatan, Ridwan bersama Kepala BPJN Sultra meninjau kondisi jalan dan jembatan di jalur Lalembu yang menghubungkan Konawe Selatan dengan Kolaka Timur. Ia menilai ruas tersebut sangat penting karena menjadi jalur alternatif menuju Kendari.

“Jalan Lalembu ini cukup parah termasuk jembatannya. Padahal ini jalur strategis alternatif masyarakat dari Kolaka Timur menuju Kendari,” ujarnya.

Selain Lalembu, Ridwan juga meninjau kawasan Sabulakoa yang dinilai masih rawan karena masyarakat harus melintasi jalur pincara untuk beraktivitas. Ia meminta pemerintah daerah segera menyiapkan dokumen administrasi dan penyelesaian lahan agar pembangunan bisa segera diperjuangkan di pusat.

Kunjungan dapil kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Muna. Di daerah itu, Ridwan meninjau kawasan sarana olahraga (SOR) Kota Raha yang dinilai perlu mendapat perhatian karena merupakan pintu masuk kota sekaligus kawasan yang telah ditetapkan sebagai daerah wisata oleh pemerintah daerah.

Tak hanya itu, Ridwan juga meninjau ruas jalan Wasolangka–Marobo yang menjadi akses penting masyarakat dan kawasan pengembangan ekonomi desa.

Sementara di Kabupaten Buton Tengah, Ridwan meninjau jalan penghubung menuju rumah sakit yang sebelumnya telah dikerjakan pada 2025 dan dilanjutkan pada 2026. Kunjungan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian jalan IJD oleh Bupati Buton Tengah.

Ridwan mengapresiasi pembangunan jalan tersebut karena dinilai sangat membantu mobilitas masyarakat dan pelayanan kesehatan di daerah.

Dalam kesempatan itu, ia juga mendengar langsung pemaparan Bupati Buton Tengah terkait sejumlah kebutuhan infrastruktur lain yang masih perlu dukungan pemerintah pusat.

Selain itu, Ridwan menilai gagasan pengembangan transmigrasi maritim di Buton Tengah sangat potensial untuk diperjuangkan karena didukung potensi perikanan dan kelautan yang besar.

Di akhir kunjungannya, Ridwan memastikan akan terus membangun komunikasi dengan seluruh kepala daerah di Sulawesi Tenggara guna memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat melalui Komisi V DPR RI.

Ia juga menyebut keberadaan dua anggota Komisi V DPR RI asal Sulawesi Tenggara, yakni dirinya dan ,Ahmad Safei menjadi peluang besar untuk memperkuat perjuangan pembangunan infrastruktur Sultra di tingkat pusat.(Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow
BACA JUGA:  Orientasi PPPK Tenaga Kesehatan Konut Resmi Ditutup, Momen Peningkatan Kualitas dalam Pelayanan Masyarakat