KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, S.sos.,M.Si memimpin Apel Gabungan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, Senin (11/5/2026).
Dalam arahannya, Wabup menekankan pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan seluruh jajaran pemerintah daerah dalam menghadapi potensi bencana banjir akibat curah hujan tinggi.
Wabup meminta seluruh aparat pemerintah hingga perangkat desa untuk terus memantau kondisi wilayah masing-masing dan segera menyampaikan informasi kepada masyarakat apabila terjadi hujan deras maupun tanda-tanda banjir.
“Kalau sudah hujan deras atau ada tanda-tanda hujan turun, tolong segera disampaikan kepada masyarakat supaya bisa mengantisipasi lebih awal,” ujar Wabup dalam arahannya.
Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bergerak cepat sesuai tugas masing-masing. Dinas Sosial diminta menyiapkan bantuan dan kebutuhan masyarakat terdampak, sementara Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan diminta melakukan pendataan kerugian apabila terjadi banjir.
Selain itu, Wabup menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk kesiapan personel di lapangan untuk membantu penanganan lalu lintas maupun evakuasi warga jika sewaktu-waktu kondisi darurat terjadi.
“Saya harap semua sudah siap sesuai tugas masing-masing. Jangan menunggu perintah baru bergerak,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga mengungkapkan bahwa terdapat satu desa yang akses jalannya telah terputus akibat banjir. Pemerintah daerah bersama Bupati Konawe Utara telah menyiapkan bantuan logistik berupa beras, gula, dan kebutuhan pokok lainnya untuk segera disalurkan kepada warga terdampak.
“Sudah ada satu desa yang tidak bisa dilalui. Karena itu, bantuan kebutuhan masyarakat harus segera disiapkan dan dikirim,” katanya.
Wabup juga meminta seluruh jajaran pemerintah terus melakukan pemantauan rutin hingga ke desa-desa dan melaporkan perkembangan kondisi secara berkala agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Menurutnya, penanganan banjir di Konawe Utara selama ini telah menjadi perhatian pemerintah pusat dan bahkan pernah dijadikan contoh nasional dalam penanganan bencana. Karena itu, ia meminta seluruh pihak tidak lengah dalam menjalankan tanggung jawab pelayanan kepada masyarakat.
“Penanganan banjir Konawe Utara pernah menjadi contoh nasional. Jangan sampai capaian itu tercoreng karena kelalaian kita,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta saling mengingatkan di lingkungan keluarga dan masyarakat terkait potensi banjir yang dapat terjadi sewaktu-waktu.













