Daerah

Wabup Konawe Utara Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Motui, Tekankan Transparansi dan Stabilitas Ekonomi

Redaksi
153
×

Wabup Konawe Utara Luncurkan Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Motui, Tekankan Transparansi dan Stabilitas Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Konawe Utara, H Abuhaera, S.Sos., M.Si saat meluncurkan penyaluran bantuan pangan tahun 2026 di Kecamatan Motui

KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM — Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., menghadiri sekaligus menandai peluncuran penyaluran bantuan pangan di Kecamatan Motui pada Jumat, 27 Maret 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program strategis nasional yang dijalankan secara kolaboratif oleh Perum BULOG bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas), dengan fokus pada penyaluran bantuan pangan alokasi Februari hingga Maret 2026 secara serentak di berbagai wilayah Indonesia.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa program bantuan pangan ini memiliki signifikansi penting dalam menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat, khususnya dalam konteks fluktuasi harga kebutuhan pokok.

Ia menjelaskan bahwa intervensi pemerintah melalui distribusi bantuan pangan merupakan instrumen kebijakan yang dirancang untuk mempertahankan daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

“Negara berkomitmen penuh dalam memperkuat ketahanan pangan sebagai bagian integral dari upaya menjaga stabilitas sosial ekonomi masyarakat, khususnya di Kabupaten Konawe Utara,” ujarnya.

BACA JUGA:  Pimpin Upacara Hari Ibu ke-96 di Konut, Bupati Ruksamin: Perempuan Menyapa, Perempuan Berdaya menuju Indonesia Emas 2045

Berdasarkan data yang disampaikan, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Konawe Utara pada periode Februari hingga Maret 2026 mencapai 8.447 penerima. Setiap penerima memperoleh bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter.

Bantuan ini diharapkan mampu mengurangi tekanan pengeluaran rumah tangga, terutama dalam memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari di tengah dinamika harga pangan yang cenderung tidak stabil.

Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa konsep ketahanan pangan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek ketersediaan komoditas, tetapi juga mencakup dimensi keadilan distribusi.

Oleh karena itu, ia menggarisbawahi pentingnya prinsip transparansi, akuntabilitas, serta ketepatan sasaran dalam proses penyaluran bantuan. Ia juga mengingatkan seluruh pihak terkait agar tidak terjadi penyimpangan dalam implementasi program, serta menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Pemkab Konawe Utara Gelar Bimtek Pemanfaatan Teknologi Informasi untuk ASN

Sementara itu, Manajer Administrasi dan Keuangan Perum BULOG Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara, A. Nurhayati, S.E., menjelaskan bahwa peluncuran program dilakukan secara bertahap pada pertengahan hingga akhir Maret 2026.

Sasaran utama program ini mencakup Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang berada pada kategori desil 1 hingga desil 4, yakni kelompok masyarakat dari miskin ekstrem hingga menengah, termasuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai jaring pengaman sosial, tetapi juga sebagai instrumen pengendalian inflasi daerah serta upaya strategis dalam menjaga ketersediaan pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

BULOG, lanjutnya, berkomitmen untuk memastikan kualitas dan kuantitas bantuan tetap terjaga serta distribusi dilakukan secara tepat waktu dengan target penyelesaian pada akhir Maret 2026.

BACA JUGA:  Hartini Azis Resmi Nahkodai Dekranasda Koltim Periode 2025-2030

Acara peluncuran tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Konawe Utara, di antaranya Dandim 1430 Konut dan Kepala Kejaksaan Negeri Konawe, serta sejumlah pejabat daerah seperti Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perpustakaan, dan Camat Motui.

Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung keberhasilan program penyaluran bantuan pangan di daerah.Wakil

Dengan dilaksanakannya program ini, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara berharap dapat memperkuat ketahanan pangan lokal sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan melalui pendekatan kebijakan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis kebutuhan riil masyarakat.(Edy)

WhatsApp Follow WhatsApp Channel SULTRASATU.COM untuk update berita terbaru setiap hari Follow