KONAWE UTARA, SULTARSATU.COM- Dalam rangka memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mendorong inklusi keuangan sejak usia dini, Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Konawe Utara menggelar lomba mewarnai tingkat Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) dengan tema “Mewarnai Kemerdekaan dengan SimPel BPR.”
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi BPR dalam memperkenalkan pentingnya budaya menabung kepada anak-anak melalui cara yang kreatif, edukatif, dan menyenangkan yang dilaksanakan di Kantor Bank BPR Konut, Kamis (27/8/2026).

Direktur Utama BPR Sunardi, SE dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui upacara dan pengibaran bendera, tetapi juga menjadi momentum untuk menanamkan semangat belajar, berkarya, serta mempersiapkan generasi penerus bangsa.
“Anak-anak yang hebat, Hari Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan bendera. Hari Kemerdekaan adalah tentang semangat. Semangat untuk berkarya, semangat untuk belajar, dan semangat untuk membangun masa depan Indonesia yang lebih baik,” ujarnya dalam sambutan yang didampingi Direktur Operasional Bank BPR Konut Nursy Raihan, S.Pi
Menurutnya, melalui tema “Mewarnai Kemerdekaan dengan SimPel BPR”, anak-anak diajak mengenal kebiasaan baik sejak dini, salah satunya melalui budaya menabung.

SimPel BPR atau Simpanan Pelajar BPR merupakan tabungan yang diperuntukkan bagi pelajar. Kebiasaan menabung dinilai tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan uang, tetapi juga dapat membentuk karakter mandiri dan disiplin serta mengajarkan anak untuk merencanakan masa depan.
“Dengan menabung, kita belajar mandiri, belajar disiplin, dan belajar mewujudkan cita-cita. Sama seperti para pahlawan dahulu yang berjuang untuk kemerdekaan, adik-adik juga harus berjuang dengan cara belajar sungguh-sungguh dan menabung untuk masa depan,” katanya
Ia berharap lomba mewarnai tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan kreativitas anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi untuk menanamkan kesadaran mengenai literasi dan inklusi keuangan.
Melalui kegiatan ini, anak-anak diharapkan mampu menuangkan kreativitas dan semangat kemerdekaan dalam karya mereka, sekaligus mulai membangun kebiasaan positif seperti rajin belajar, gemar menabung, dan mencintai tanah air.
Direktur Utama BPR menyampaikan apresiasi kepada para guru dan orang tua yang telah memberikan dukungan serta pendampingan kepada anak-anak selama mengikuti kegiatan.
“Terima kasih kepada para guru dan orang tua atas dukungan dan pendampingannya. Mari kita bersama-sama mendidik anak-anak menjadi generasi yang cerdas, kreatif, dan melek keuangan,” tuturnya.
Kepada seluruh peserta lomba, ia berpesan agar mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan menunjukkan kemampuan terbaik. Menurutnya, kemenangan bukan semata-mata diukur dari hadiah yang diperoleh, melainkan dari keberanian, kreativitas, dan semangat juang yang ditunjukkan setiap peserta.
“Selamat berlomba kepada seluruh peserta. Tunjukkan karya terbaik kalian. Jadilah juara, bukan karena hadiahnya, tetapi karena semangat juang kalian,” pungkasnya.
Kegiatan lomba mewarnai ini sekaligus menjadi bagian dari upaya BPR dalam mendekatkan edukasi keuangan kepada masyarakat, khususnya generasi muda, melalui kegiatan yang sesuai dengan dunia anak. “Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 Merdeka Edy













