Metro KotaNewsPemerintahan

Tempati Gedung Baru, Pemkot Ikuti Ritual Adat Tolaki

Avatar
838
×

Tempati Gedung Baru, Pemkot Ikuti Ritual Adat Tolaki

Sebarkan artikel ini
Tempati Gedung Baru, Pemkot Ikuti Ritual Adat Tolaki
Ketgam: Proses ritual Mo'oli yang diikuti Pj Wali Kota Kendari beserta pejabat Pemkot Kendari.

KENDARI, SULTRASATU.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) melaksanakan ritual adat tolaki Mo’oli dalam rangka prosesi untuk menempati gedung perkantoran baru di Balai Kota Kendari, Kamis, 9 Januari 2023.

Ritual tersebut diikuti langsung oleh Pejabat Wali Kota Kendari Asmawa Tosepu, Sekretaris Kota (Sekot) Kendari, dan para pejabat lingkup Pemkot Kendari seperti organisasi perangkat daerah (OPD) camat, sampai lurah.

BACA JUGA:  Sekot Sebut BKPSDM Tengah Konsultasi JPTP 2 Dinas Kosong ke KASN

Usai melaksanakan ritual, Asmawa Tosepu mengatakan, ritual Mo’ oli merupakan ritual adat Suka Tolaki yang mesti dilakukan saat menempati tempat baru. Pasalnya, tempat tersebut terdapat makhluk O wali atau jin yang dipercaya menghuni tempat-tempat tertentu.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Sehingga, lanjut Asmawa Ritual Mo’oli masyarakat Tolaki dilaksanakan pada saat ada pembangunan gedung perkantoran, rumah tinggal, jembatan, pembuatan jalan raya dan sebagainya di tempat-tempat yang baru dibuka.

“Yang kita lakukan hari ini adalah budaya, adat-istiadat suku Tolaki, kita mintakan kantor ini sebagai sumbu pemerintahan di Kota Kendari ini, kita ingin supaya kantor ini ada manfaatnya untuk semua, bukan hanya yang ada di Kota Kendari,” jelas Asmawa,

Sementara, salah seorang pemuka adat Lembaga Adat Tolaki (LAT) yang melakukan ritual menjelaskan, pelaksanaan ritual Mo’ oli telah sedikit menjalani pergeseran yang ditandai dengan masuknya akulturasi agama yang dalam hal ini Islam.

“Bahwa segala sesuatu yang dilaksanakan adalah atas kehendak dan seizin Allah. Meski segala prosesnya tetap seperti ritual yang lama,” tutupnya. (SS/MEI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!