Headline NewsNews

Konda-Ranomeeto Konsel Diancang-ancang Jadi Kawasan Perkotaan

Avatar
703
×

Konda-Ranomeeto Konsel Diancang-ancang Jadi Kawasan Perkotaan

Sebarkan artikel ini
Ketgam: Foto Rapat konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS RDTR
Ketgam: Foto Rapat konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS RDTR.

KONAWE SELATAN, SULTRASATU.COM – Pemerintah Daerah (Pemda) Konawe Selatan (Konsel) menggelar Konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS RDTR.

Ketgam Foto bersama Pemda Konsel saat setelah menggelar rapat konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS RDTR
Ketgam: Foto bersama Pemda Konsel saat setelah menggelar rapat konsultasi Publik I Penyusunan Dokumen KLHS RDTR.

Konsultasi yang dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Konsel itu untuk mendorong pembangunan berkelanjutan dengan memberikan perhatian penuh terhadap pembangunan ekonomi dan pengembangan wilayah strategis.

Salah satunya mendorong Kecamatan Ranomeeto dan Konda sebagai Kota Atropolis yang maju, mandiri dan lestari dalam ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan.

Konda-Ranomeeto Konsel Diancang-ancang Jadi Kawasan Perkotaan

Sekretaris Daerah Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Amran Aras didampingi Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Mudianto SH dan Staf Ahli Bupati Ir Armansyah, mengatakan kebijakan pembangunan nasional memprioritaskan pada pembangunan berkelanjutan.

BACA JUGA:  Banyak Masalah Terkait Tanah, Dinas Perumahan Sosialisasi Penggunaan Tanah

Yaitu memperhatikan kepentingan lingkungan hidup sekaligus ekonomi dan sosial ditetapkan sebagai landasan operasional pelaksanaan pembangunan.

“Olehnya, KLHS dimanfaatkan sebagai alat kajian yang tatarannya pada tingkat stratejik, pada penyusunan rencana tata ruang, dan rencana program pembangunan,” kata Amran saat membuka kegiatan tersebut.

Bingkai Dispar

Bingkai ekoran dikbud bkad scaled

Menurut Amran, konsultasi kali ini memiliki peran penting untuk menjadi pokok pemikiran untuk menerapkan kelas dalam penyusunan RDTR kawasan perkotaan ranomeeto-konda.

Sehingga tujuan pemanfaatan ruang yang aman, nyaman, produktif dan berkelanjutan dapat diwujudkan.

Mengingat konsultasi publik ini nantinya akan menghasilkan short list isu pembangunan yang ada pada wilayah perrencanaan. Short list isu ini didapat dari long list isu yang dikerucutkan sehingga menghasilkan beberapa isu yang sifatnya prioritas.

“Sehingga berharap peserta dapat memberikan masukan kritis terkait isu-isu pembangunan yang telah ada di wilayah perencanaan, sehingga dokumen yang dihasilkan nanti sesuai dengan kebutuhan perencanaan pembangunan, baik itu rencana pembangunan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten, pihak swasta dan terlebih lagi untuk masyarakat setempat,” tandas mantan Kadis Perhubungan Konsel ini.

Sekretaris Dinas (Sekdis) PUTR Mutakhir Hidayat ST MT mengatakan kegiatan ini bagian dari perumusan isu pembangunan berkelanjutan strategis, mendukung dan mengimplementasikan visi Kepala Daerah dalam mengintegrasikan pogram dan prinsip kerja dalam meningkatkan ekonomi dan memajukan daerah yang sejalan dengan peraturan perundang undangan.

“Sehingga kita adakan kegiatan ini untuk melaksanakan penyusunan KLHS RDTR Kawasan Perkotaan Ranomeeto – Konda dengan mengundang sekaligus menyerap aspirasi para Kepala OPD, Camat, Akademisi, Kepala Desa sekitar termasuk Tokoh Masyarakat dan Pemuda serta stakeholder lainnya,” terang mantan Kabid Infraswil Bappeda Konsel ini.

Dijelaskannya, ada 3 pokok kerangka pengembangan RDTR Ranomeeto-Konda yakni penyediaan sarana dan prasarana, pertumbuhan ekonomi dan standar pelayanan maksimal (SPM) kawasan perkotaan.

“Dengan menerima saran atau masukan terkait identifikasi isu pembangunan berkelanjutan diantaranya isu lingkungan, isu sosial dan isu ekonomi,” tutupnya. (SS/Ed)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!