KONAWE UTARA, SULTRASATU.COM – Bupati Kabupaten Konawe Utara yakni H. Ikbar, SH., MH menyerahkan bantuan berupa 78 unit Smart Classroom di Sekolah Dasar Negeri (SD) 5 Asera Kabupaten Konawe Utara.

Bantuan tersebut diberikan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT Ke-80 tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) tahun 2025, Selasa (25/11/2025).
Tidak hanya itu, Bupati juga menyerahkan bantuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) ke 29 Sekolah Dasar (SD). Di mana PLTS di masing-masing sekolah memiliki kapasitas 15.000 watt/kpa.
Dalam penyerahan turut juga dihadiri oleh Wakil Ketua TP-PKK Konawe Utara, Hj. Sarlina Abuhaera, S.Pd., M.Pd, Sekretaris Daerah (Sekda) Konut Dr. Safruddin, S.Pd., M.Pd, Asisten III Bidang Administrasi Umum, Drs. La Ondjo, M.Si, Wakapolres Konawe Utara Kompol Sumarso, S.Sos, Dandim 1430/Konut Letkol Arh Pramono, S. Sos,.M.Han, para kepala OPD, Camat, dan Kepala Sekolah.
“Alhamdulillah di hari Guru Nasional ini yang juga bertepatan HUT Ke-80 PGRI, saya mewakili Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menyerahkan secara simbolis batuan berupa PLTS, Smart Classroom, dan juga seragam sekolah kepada siswa dan siswi di SDN 5 Asera,” ungkap Ikbar, usai menyerahkan bantuan.
“Smart classroom atau ruang kelas yang dilengkapi teknologi digital akan lebih meningkatkan proses pembelajaran, sehingga memungkinkan pembelajaran yang lebih interaktif dan terintegrasi secara visual, audio, dan kinestetik, serta mendukung konsep seperti hybrid learning yang menggabungkan sesi tatap muka dan daring,” harap Bupati.
“Kita ingin proses pembelajaran yang sudah serba canggih dapat meningkatkan daya serap pengetahuan siswa dan siswi kita agar dapat menghadirkan suasana belajar yang lebih menarik, modern, dan merata di seluruh satuan pendidikan di Konawe Utara,” terang Ikbar.
Sedangkan bantuan PLTS kata Ikbar sebagai langkah pemerintah daerah dalam upaya dalam menyongsong era transisi energi menuju energi hijau yaitu pemanfaatan energi baru terbarukan yang sekaligus juga dapat memenuhi kebutuhan listrik diruangan sekolah.
“Dan juga tadi kita menyerahkan berupa seragam sekolah sebagai bentuk program yang diberikan kepada siswa yang kurang mampu untuk meringankan biaya,” tutupnya. (SS/Edison)













